15 Kelebihan Atap Baja Ringan: Jenis, Ukuran, & Harga

Thursday, February 27th, 2020 - Eksterior

 

Baja Ringan

pinterest

Baja ringan merupakan salah satu material konstruksi atap yang dinilai tahan gempa. Material ini digunakan sebagai pengganti kayu dan baja konvensional karena lebih mudah, efisien, dan anti rayap.

Rangka atap baja ringan tersusun dari lempengan profil yang sifatnya lebih lentur dan ringan dibandingkan material lainnya. Atap baja ringan ringan juga semakin diminati berkat keringanan dan ketahanannya.

Meski memiliki bobot yang lebih ringan dari kayu dan baja konvensional, konstruksi atap baja ringan justru dapat mengurangi beban bangunan saat terjadi guncangan. Profil baja ringan yang dirancang dengan benar juga dapat menopang atap dengan sempurna.

Dengan begini, bagian atap yang rawan ambruk akan menjadi lebih stabil saat terjadi gempa.

Kelebihan Atap Baja Ringan

Kelebihan Atap Baja Ringan

pinterest

Dalam dunia konstruksi, rangka atap baja ringan semakin jadi primadona. Sifat dasarnya yang ringan namun kuat membuat baja ringan lebih unggul dibanding material lainnya.

Selain itu, baja ringan juga masih punya banyak kelebihan yang bisa kamu jadikan pertimbangan. Berikut 6 kelebihan penggunaan konstruksi baja ringan sebagai rangka atap.

1. Anti karat dan anti keropos

Meskipun terbuat dari bahan logam, rangka atap baja ringan anti karat sehingga tidak memerlukan finishing cat lagi. Harganya pun lebih murah dibandingkan stainless steel yang memiliki kelebihan serupa.

Selain anti karat, material baja ringan juga anti keropos apalagi dimakan rayap seperti kayu. Jadi kamu tidak perlu merawatnya susah-susah dan melakukan finishing secara berkala.

Hal ini juga sangat menguntungkan untuk kamu bisa menghemat pengeluaran dalam jangka panjang.

2. Memiliki kekuatan tegangan tarik yang tinggi

Meskipun bobotnya ringan, rangka atap baja ringan memiliki kekuatan tegangan tarik yang tinggi yaitu sekitar 550 Mpa. Hal ini dikarenakan sifat baja ringan yang cukup lentur sehingga bisa menyerap energi dalam jumlah lebih besar.

Kekuatan tegangan yang sangat tinggi ini membuat rangka atap baja ringan lebih stabil dan mampu menahan keruntuhan. Karena hal ini juga baja ringan disebut sebagai salah satu material tahan gempa.

3. Bisa dibentuk mengikuti berbagai model atap

Salah satu keuntungan menggunakan rangka atap baja ringan adalah bisa dibentuk menjadi berbagai model atap. Hanya saja, bentuk rangka atap baja ringan harus disesuaikan dengan beban yang akan ditumpukan.

Jika kamu ingin memastikan rangka atap baja ringan kuat, maka buat jarak antar baja ringan semakin rapat saat pemasangannya.

Maksimal jarak kerenggangannya 150 cm antara baja ringan satu dengan yang lainnya.

4. Kuat dan tahan lama

Baja ringan termasuk material yang memiliki kualitas ketahanan cukup baik. Rangka atap baja ringan tidak mudah lapuk atau menyusut karena perubahan cuaca.

Selain itu, material baja ringan juga sangat kuat dan tidak mudah hancur. Konstruksi baja ringan mampu menahan beban kejut dan beban geser sehingga bentuk strukturnya pun lebih fleksibel.

5. Pemasangannya sangat mudah dan cepat

Karena bobotnya yang ringan dan bentuknya yang konsisten, proses pemasangan rangka atap baja ringan terbilang lebih cepat. Hanya memakan waktu 4-5 hari jika dikerjakan oleh 3-4 orang yang memang sudah familiar dan ahli.

Rangka atap baja ringan juga memiliki sistem sambungan yang sederhana dengan baut, sekrup, keling, ataupun las sehingga proses pemasangannya tidak terlalu sulit.

Sambungan ini juga yang membuat rangka atap baja ringan atau kanopi baja ringan mudah dirangkai dengan material lain seperti kayu atau beton.

6. Bisa digunakan untuk berbagai jenis penutup atap

Satu lagi kelebihan dari penggunaan rangka baja ringan yaitu bisa digunakan untuk berbagai jenis penutup atap. Seperti genteng metal, genteng keramik, asbes, kaca, dan berbagai jenis genteng beton lainnya.

Hanya saja perlu diingat, semakin berat bobot genteng maka semakin banyak pula baja ringan yang digunakan.

7. Sifatnya liat dan memiliki daktilitas yang bagus

Material baja ringan memiliki sifat liat, dalam artian mampu menyerap energi dalam jumlah yang cukup besar. Baja ringan juga mampu menahan deformasi yang besar tanpa harus menyebabkan keruntuhan pada beban tariknya.

Material baja ringan juga bisa menahan beban deformasi baik selama proses fabrikasi, transportasi, dan konstruksi tanpa mengalami kehancuran.

Hal ini tentu menjadi kelebihan baja ringan yang sangat menguntungkan dalam banyak hal. Sangat berbeda dengan material baja konvensional atau kayu yang bersifat keras dan getas, yang akan langsung hancur saat terkena beban kejut. 

8. Material baja ringan bisa didaur ulang kembali

Jika suatu saat rangka atap baja ringan dibongkar, material bajanya masih memiliki nilai yang bisa dimanfaatkan kembali. Kamu bisa memanfaatkan baja ringan bekas untuk membuat konstruksi bangunan lagi.

Sifatnya yang bisa didaur ulang membuat rangka atap baja ringan turut mendukung program pemerintah dalam merawat lingkungan. 

Karena bisa menggantikan material kayu sebagai rangka atap, baja ringan secara tidak langsung juga turut menjaga kelestarian hutan.

Kekurangan Atap Baja Ringan

Kekurangan Atap Baja Ringan

pinterest

Setiap kelebihan pasti ada kekurangan, begitupun dengan material baja ringan. Walaupun baja ringan memiliki banyak kelebihan dibanding material lainnya, tetap ada beberapa kekurangan baja ringan yang harus diantisipasi selama proses konstruksi.

Sebelum memutuskan untuk menggunakan baja ringan sebagai rangka atap, sebaiknya cari tahu dulu kekurangan material yang satu ini.

Untuk mempermudah kamu mendapatkan informasi yang tepat, berikut kami berikan penjelasan lengkap mengenai kekurangan atap baja ringan.

1. Tampilan acak-acakan dan tidak indah

Semakin berat jenis penutup atap, semakin rapat pula rangka atap yang dipasang. Jika dinilai dari kekuatan pondasi rumah, hal ini dapat memberikan nilai tambah.

Tapi jika dilihat dari segi estetika, rangka atap baja ringan yang terlalu rapat dapat merusak keindahan bangunan. Terutama pada rumah-rumah minimalis yang menggunakan atap baja ringan sebagai atap transparan.

2. Mudah terbawa angin

Satu lagi kekurangan dari atap baja ringan ialah rentan terhadap wilayah yang berangin. Bobotnya yang sangat ringan membuat material jenis ini mudah terbawa angin kencang jika tidak dipasang dengan benar.

Apalagi jika sistem sambungannya hanya menggunakan baut. Angin kencang dapat membuat sambungan mengendur dan bergerak-gerak hingga akhirnya terlepas secara perlahan.

3. Rentan roboh jika tidak teliti

Rangka atap baja ringan memiliki struktur berbentuk jaring yang bisa membuat atap lebih kuat dan tahan lama. Namun, struktur jaringan seperti ini akan sangat berbahaya jika tidak diperhitungkan dengan benar.

Jangan sampai salah perhitungan saat membangun karena sangat berbahaya dan dapat menyebabkan atap menjadi roboh. Kamu harus tetap memperhitungkan sifat baja yang bisa menyusut dan memuai, meskipun baja ringan tidak sefleksibel baja konvensional.

4. Tidak dapat diekspos

Berbeda dengan rangka atap kayu yang bisa di ekspos, rangka atap baja ringan tidak bisa terbuka secara transparan. Rangka atap baja ringan harus ditutupi menggunakan plafon dikarenakan banyak hal.

Pertama, bentuk rangkanya yang tidak indah dipandang dan akan tidak menarik bila ditampilkan. Kedua, material baja ringan dapat terpapar cahaya matahari secara langsung sehingga akan membuat suasana rumah terasa panas. 

5. Harga lebih mahal

Harga rangka atap baja ringan memang tergolong tidak murah. Baja ringan biasanya dihitung per 6 cm dengan kisaran harga Rp 30.000 – Rp 120.000, tergantung merk yang dibeli.

Harga ini belum termasuk kelengkapan atap rumah lainnya seperti reng baja ringan, sekrup, kanal, aluminium foil, hingga genteng metal. Jadi, kalau kamu benar-benar ingin menggunakan rangka atap baja ringan, siapkan budget yang sesuai.

6. Bukan material yang fleksibel

Dibandingkan kayu, baja ringan memiliki tingkat kelenturan yang lebih rendah. Kayu termasuk material yang memiliki tingkat fleksibilitas tinggi sehingga bisa dibentuk sedemikian rupa sesuai keinginan dan kebutuhan. 

Sedangkan, material baja ringan tidak bisa dibentuk menyesuaikan profil-profil tertentu. Baja ringan juga tidak bisa diukir untuk menampilkan kesan artistik sebagaimana rangka kayu.

7. Proses pembuatannya tidak ramah lingkungan

Sampai saat ini, belum dapat dipastikan apakah baja ringan 100 % ramah lingkungan karena masih perlu banyak pembuktian. Tidak seperti material kayu yang alami dan ramah lingkungan, material baja ringan masih belum bisa dipastikan.

Selama ini pun jarang sekali dipublikasikan bagaimana proses pembuatan material baja ringan tersebut. Jadi, kita tidak tahu apakah bahan yang digunakan ramah lingkungan dan aman ? apakah pabriknya sendiri sudah mengolah limbah sesuai standar AMDAL ?

Hal seperti ini sangat penting dan menjadi salah satu kekurangan dari material baja ringan.

Tips Memilih Baja Ringan

pinterest

Tips Memilih Baja Ringan

Semakin terkenalnya baja ringan, semakin banyak pula jenis baja ringan tiruan yang dijual dan diproduksi. Hal ini tentu membuat baja ringan berkualitas baik dan asli lebih sulit ditemukan.

Nah, buat kamu yang berencana membeli baja ringan, yuk simak dulu tips di bawah ini supaya kamu tidak salah beli. Berikut 7 tips mudah memilih baja ringan yang memiliki kualitas baik :

1. Perhatikan warnanya

Saat membeli baja ringan untuk atap rumah maupun kanopi, kamu harus benar-benar bisa memilih mana yang asli dan mana yang imitasi. Meski sangat mirip, bukan berarti tidak bisa dibedakan. 

Cara paling sederhana untuk membedakan baja ringan asli dan imitasi adalah dengan memperhatikan warnanya. Secara kasat mata, warna baja ringan asli akan terlihat mengkilap dan matte ( terkesan kering ) serta tidak terkesan glossy atau berkilau yang terlalu berlebihan.

Ini menjadi cara yang paling mudah bagi kamu yang benar-benar awam dengan material yang satu ini.

2. Memilih merk baja ringan ber-SNI 

Selain memperhatikan warnanya, kamu juga harus mengecek merk baja ringan yang hendak dibeli. Sebaiknya, pilih merk baja ringan yang sudah memenuhi standar SNI. Standar SNI ini akan menunjukkan kualitas baja ringan sekaligus ketahanan dan kekuatannya saat dipasang.

Baja ringan ber-SNI sudah pasti memiliki kekuatan tegangan tinggi, serta terhindar dari kemungkinan roboh, rapuh, dan korosi. Di pasaran, ada 5 jenis baja ringan yang sudah memenuhi standar SNI diantaranya yaitu BMT, Taso, Andal Prima, Truss, dan Cilegon Steel.

3. Cek kualitas baja ringan 

Selain bisa dilihat dari nilai tegangan tarikan, kualitas baja ringan juga bisa dihitung menggunakan SEA grade sebagai patokan. Baja ringan berkualitas setidaknya memiliki nilai tegangan tarikan 550 Mpa dan SAE grade 980.

Tegangan ini termasuk yang paling berkualitas serta memiliki kekuatan lebih baik dalam menopang beban saat digunakan sebagai rangka atap maupun kanopi.

4. Cek lapisan anti karat

Selain mengecek kualitas baja ringan, kamu juga harus memilih baja ringan dengan lapisan anti karat yang baik. Lapisan anti karat ini sangat penting saat proses pemasangan karena dapat melindungi baja ringan dari korosi yang mungkin terjadi.

Di pasaran, ada banyak sekali jenis baja ringan dengan lapisan berbeda-beda. Seperti baja ringan yang dilapisi zinc ( galvanis ) atau lapisan baja ringan aluminium zinc ( galvalume ).

Baja ringan dengan lapisan zinc umumnya tahan terhadap campuran semen, namun tidak tahan terhadap air garam. Sedangkan, baja ringan dengan lapisan galvalume lebih tahan terhadap zat-zat korosif namun tidak tahan terhadap semen. 

5. Pilih baja ringan prefabrikasi 

Prefabrikasi adalah model pemasangan baja ringan yang sebelumnya sudah dipotong-potong oleh pabrik. Baja ringan model prefabrikasi memiliki jaminan rapi dan kuat. Kualitasnya juga lebih seragam tidak jauh beda antara satu dengan yang lainnya.

Memilih baja ringan model prefabrikasi juga memberi keuntungan lebih banyak. Para tukang bisa bekerja lebih cepat dan efisien karena tidak perlu melakukan pengukuran dan perhitungan secara manual saat pemasangan.

Hal ini tentu akan lebih menghemat waktu dan bahan yang digunakan.

 6. Perhatikan Bracing

Jika dibandingkan dengan baja konvensional, baja ringan memang memiliki ketebalan yang jauh lebih tipis. Hal inilah yang membuat baja ringan lebih kuat dan jauh lebih fleksibel untuk dipasangkan ke berbagai model atap.

Namun, jika tidak mendapatkan bracing atau penyangga yang tepat, konstruksi baja ringan yang tipis akan beresiko melengkung dan jadi mudah roboh.

Oleh karena itu, saat membeli baja ringan pastikan kamu memilih bracing yang tepat dan berkualitas sama dengan baja ringan yang kamu pilih.

7. Pilih baja ringan dengan dukungan garansi 

Saat membeli baja ringan, pastikan kamu memilih baja ringan dengan standar SNI dan juga didukung garansi. Garansi ini akan membantu kamu jika saat pemasangan terjadi kerusakan.

Entah itu kerusakan karena kurangnya tegangan pada baja ringan atau korosi yang tidak terlihat saat baru dibeli. Garansi baja ringan juga tidak hanya berlaku untuk pemakaian dan instalasi saja, tapi juga menyatakan bahwa ketahanan baja ringan sudah di uji coba sesuai nilai tegangan tarikan yang dilampirkan.

Daftar Harga Baja Ringan Per Batang

Harga Baja Ringan

google

Dibawah ini ada daftar harga baja ringan dari berbagai merk terbaik yang sudah memenuhi standar SNI. Mulai dari baja ringan Taso, BMT, Prima Truss, Alfa Truss, dan Kencana Truss.

1. Harga Baja Ringan TASO

Baja ringan merk Taso dikenal dengan kualitasnya yang sangat baik. Baja ringan milik PT. Tatalogam Lestari ini diproduksi menggunakan bahan baku bersertifikasi SNI 4096.

Hasilnya, baja ringan Taso sangat kuat, ringan, anti rayap, dan tahan lama. Berikut daftar harganya.

NoJenis Baja Ringan Panjang Harga Per Batang
1.Kaso Baja Ringan Taso 0.65 mm6 meterRp 95.000
2.Kaso Baja Ringan Taso 0.70 mm6 meterRp 98.000
3.Kaso Baja Ringan Taso 0.75 mm6 meterRp 100.000
4.Kaso Baja Ringan Taso 1.00 mm6 meterRp 150.000
5Reng Baja Ringan Taso 0.40 mm6 meterRp 55.000
6.Reng Baja Ringan Taso 0.45 mm6 meterRp 60.000

2. Harga Baja Ringan BMT Truss

BMT Truss ( Baja Mandiri Teknik ) merupakan salah satu merk baja ringan yang tak kalah terkenal. Selain harganya yang cukup terjangkau, kualitasnya juga sudah memenuhi standar SNI.

Berikut harga baja ringan per batangnya.

NoJenis Baja Ringan Panjang Harga Per Batang
1.Kaso Baja Ringan BMT C75.606 meter Rp 57.000
2.Kaso Baja Ringan BMT C75.706 meter Rp 62.000
3.Kaso Baja Ringan BMT C75.756 meter Rp 65.000
4.Kaso Baja Ringan BMT C75.1006 meter Rp 96.000
5.Reng Baja Ringan BMT 28.456 meter Rp 29.000
6.Reng Baja Ringan BMT 30.456 meter Rp 32.000

3. Harga Baja Prima Truss

Baja ringan merk Prima Truss sudah terbukti berkualitas dan memenuhi standar SNI. Baja ringan buatan Prima Inti Truss ini juga terbukti kuat dan kokoh untuk rangka atap.

Berikut daftar harganya.

No Jenis Baja Ringan Panjang Harga Per Batang
1.Kaso Baja Ringan Prima Truss 0.65 mm6 meterRp 70.000
2.Kaso Baja Ringan Prima Truss 0.70 mm6 meterRp 75.000
3.Kaso Baja Ringan Prima Truss 0.75 mm6 meterRp 80.000
4.Kaso Baja Ringan Prima Truss 1.00 mm6 meterRp 105.000
5.Reng Baja Ringan Prima Truss 0.40 mm6 meterRp 35.000
6. Reng Baja Ringan Prima Truss 0.45 mm6 meterRp 40.000

4. Harga Baja Ringan Alfa Truss

Satu lagi merk baja ringan yang sudah terjamin mutu dan kualitasnya, yaitu baja ringan Alfa Truss. Sama seperti baja ringan merk lain yang kuat dan anti karat, baja ringan Alfa Truss juga demikian.

Dari segi harga justru baja ringan merk ini sangat terjangkau.

NoJenis Baja Ringan Panjang Harga Per Batang 
1.Kaso Baja Ringan Alfa Truss C75.656 meter Rp 57.000
2.Kaso Baja Ringan Alfa Truss C75.756 meterRp 60.000
3.Kaso Baja Ringan Alfa Truss C75.1006 meterRp 65.000
4.Reng Baja Ringan Alfa Truss 31.456 meterRp 29.000